Radio Rodja 756 AM

Radio Rodja 756 AM

Radio Rodja 756AM

Menebar Cahaya Sunnah

Dengarkan episode terakhir:

Pembahasan Hadits Tentang Syafaat adalah bagian dari kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab الجمع بين صحيحين (Al-Jam’u Baina As-Sahihain) yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada 22 Muharram 1441 H / 22 September 2019 M.
Download kajian sebelumnya: Kanikmatan dan Tingkatan Surga

Download Kitab Al-Jam’u Baina As-Sahihain – Format PDF di sini
Kajian Hadits Tentang Pembahasan Hadits Tentang Syafaat
Kita lanjutkan hadits yang ke-72. Dari Hammad bin Zaid, dari Amr bin Dinar, dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ بِالشَّفَاعَةِ كَأَنَّهُمُ الثَّعَارِيرُ، قُلْتُ : مَا الثَّعَارِيرُ؟ قَالَ : الضَّغَابِيسُ، وَكَانَ قَدْ سَقَطَ فَمُهُ
“Akan keluar dari api neraka dengan syafaat, seakan-akan mereka itu tsa’arir. Lalu aku berkata: ‘Apa itu tsa’arir wahai Rasulullah?’ Kata Rasulullah: ‘Mentimun kecil.’ Dan adalah mulutnya telah gugur (karena dibakar oleh api neraka)”
Hadits ini menunjukkan penetapan akan adanya syafaat. Syafa’at secara bahasa artinya rekomendasi. Dan syafa’at artinya rekomendasi agar seorang keluar dari api neraka atau agar seseorang masuk ke dalam surga.
Syafa’at itu ada dua macam, ada syafaat yang khusus diberikan untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam saja dan syafaat yang umum.
Syafaat Khusus Untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
Ini ada tiga; yang pertama yaitu syafa’at Rasulullah untuk pamannya Abu Thalib yang merupakan ayahnya Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu. Dimana Abu Thalib meninggal di atas kekafiran. Lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam meminta kepada Allah supaya diringankan adzabnya. Maka Abu Thalib pun diringankan oleh Allah yaitu dengan cara diberikan sendal dari api neraka lalu otaknya mendidih gara-gara itu.
Syafaat yang kedua yaitu syafaat Rasulullah untuk penduduk surga agar masuk ke dalam surga. Sebagaimana ditunjukkan dalam hadits lain, dimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
آتِي بَابَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَسْتَفْتِحُ فَيَقُولُ الْخَازِنُ مَنْ أَنْتَ فَأَقُولُ مُحَمَّدٌ فَيَقُولُ بِكَ أُمِرْتُ لَا أَفْتَحُ لِأَحَدٍ قَبْلَكَ
“Aku mendatangi pintu surga lalu aku minta agar pintu surga dibuka, lalu penjaga pintu surga berkata, ‘kamu siapa?’ Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘aku Muhammad’ lalu kemudian penjaga pintu surga berkata, ‘aku diperintahkan oleh Allah untuk tidak membuka pintu surga kecuali apabila engkau yang memintanya.'” (HR. Muslim)
Berarti pintu surga tidak akan dibuka kecuali Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang minta.
Syafaat ketiga yang khusus untuk Rasulullah, yaitu syafaat yang paling besar di Padang Mahsyar. Dan haditsnya akan disebutkan setelah ini.
Syafaat Umum
Adapun syafaat yang umum artinya tidak khusus untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam saja. Para Nabi juga diberikan hak syafaat ini. Bahkan kaum Mukminin pun juga. Dan ini ada beberapa macam.

Episode sebelumnya

  • 2152 - Pembahasan Hadits Tentang Syafaat 
    Wed, 20 Nov 2019
  • 2151 - Kanikmatan dan Tingkatan Surga 
    Wed, 20 Nov 2019
  • 2150 - Kaum Mukminin Pada Hari Kiamat Akan Melihat Allah 
    Wed, 20 Nov 2019
  • 2149 - Nabi Muhammad Melihat Para Nabi Ketika Isra’ Mi’raj 
    Wed, 20 Nov 2019
  • 2148 - Bersegera Untuk Melunasi Hutang Dan Mengutamakannya Dari Bersedekah 
    Tue, 19 Nov 2019
Tampilkan lebih banyak episode

Lebih banyak podcast agama & spiritualitas Indonesia

Lebih banyak podcast agama & spiritualitas internasional

Podcast Radio Rodja lainnya

Pilih genre podcast